Macbook Pro 2021

8

While an excellent entry with a stunning new display, the 2019 MacBook Air's dual-core processor still feels underwhelming. Even with a lower price of admission, it’s still pretty expensive considering its light starting specification and pricey upgrades

PRO
  • Fantastic battery life
  • Lovely design
  • New lower price
CONS
  • Underpowered
  • Pricey to upgrade
  • Expensive

Tes IQ atau Tes Intelligence Quotient seringkali dijadikan patokan untuk mengukur kecerdasan seorang anak. Makanya enggak heran kalau para orang tua berminat melakukan tes IQ pada anak untuk mengetahui minat dan bakat yang menonjol.

Ya, Bunda, para peneliti bergantung pada Tes IQ, untuk mengukur apa saja yang diketahui oleh otak manusia dan seberapa cepat mereka bisa menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep sebab akibat.

Jika Bunda sudah pernah melakukan tes IQ pada Si Kecil dan hasilnya dinilai kurang baik, atau bernilai rendah, jangan khawatir dulu ya. Ternyata masih ada upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai tes IQ yang sudah pernah didapat, lho, Bunda.

Walau masih ada beberapa pihak yang memperdebatkan mengenai kemampuan meningkatkan nilai tes IQ, namun beberapa jurus ampuh ini bisa dicoba ya, Bunda:
Cara meningkatkan kecerdasan Tes IQ anak:

1. Bangun Kemampuan Pemecahan Masalah

Pertimbangkan untuk mengikuti coaching atau kursus online untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Dilansir Healthline, beberapa peneliti kembali menganalisa data dari program eksperimental yang dilakukan tahun 1980-an. Mereka menemukan fakta bahwa setelah seseorang menerima pelatihan pemecahan masalah secara kreatif, yang dilakukan seminggu sekali selama tiga tahun, nilai tes IQ mereka meningkat sebesar 15 poin dibandingkan dengan hasil dari tes IQ sebelumnya.

2. Coba Latihan di Tempat Kerja Berkonsep Emotional Intelligence

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa saat seseorang terlibat dalam program pelatihan yang berhubungan dengan Emotional Intelligence, maka terjadi peningkatan pada kemampuan mereka dalam hal: kerja sama tim, kemampuan mengendalikan konflik, peningkatan performa kerja, dan kepuasan bekerja secara umum .

3. Lebih Banyak Membaca

Membaca memberi kesempatan untuk memposisikan diri seseorang pada orang lain, baik itu karakter fiksi atau pun sungguhan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa membaca bisa meningkatkan kemampuan berfikir secara sosial, yang dianggap penting untuk meningkatkan empati.

4. Melatih Kegiatan Pemetaan Hubungan

Peneliti menemukan fakta bahwa jika seseorang berlatih mencari hubungan antara ide dan objek, tingkat kecerdasannya dalam segala hal juga meningkat. Pemetaan hubungan aktivitas ini termasuk:

– Membandingkan antara satu objek dengan objek lain
– Memetakan pola sebelum/setelah pada sebuah kejadian
– Menganalisa hal yang berlawanan
– Mencari hubungan antara hal-hal yang tidak berkaitan

Sebuah penelitian tahun 2016 menunjukkan bahwa para siswa yang berlatih hal seperti di atas, mengalami lonjakan pada nilai Wechsler Intelligence Scale for Children mereka.

Demikian beberapa hal yang bisa Bunda coba untuk meningkatkan nilai tes IQ Si Kecil ya Bunda, yuk coba dipraktikkan.

Walau banyak yang melakukan tes IQ pada anak-anak untuk mengukur kemampuan berfikir mereka, namun ternyata ada beberapa alasan yang perlu dipertimbangkan untuk tidak melakukan tes IQ pada anak-anak yang masih terlalu kecil lho, Bunda. Apa sajakah hal tersebut, yuk simak lengkapnya di halaman berikut.

Di masa moderen ini, banyak orang tua yang melakukan tes IQ pada putra-putri mereka yang masih sangat kecil, untuk mengetahui tingkat kecerdasan mereka, agar lebih mudah untuk memetakan aspek pengembangan dalam hal apa yang akan dibutuhkan oleh anak-anak. Namun ternyata ada sebuah pendapat yang sedikit berbeda nih, Bunda. DIlansir dari Gifted Guru, berikut tiga alasan mengapa sebaiknya tidak memberikan tes IQ pada anak-anak yang masih terlalu kecil.

1. Nilainya Belum Stabil

Jika Bunda melakukan tes IQ pada anak usia 3 tahun, maka jangan berharap nilainya akan sama saat Bunda melakukan tes ulang pada saat usianya enam tahun lebih tua, karena kemungkinannya akan sangat kecil. Masalahnya, biasanya orang tua akan menggunakan nilai tersebut sebagai patokan untuk segala keputusan yang akan dilakukan terkait Si Kecil sampai dia lebih besar. Jika Bunda ingin mengambil beberapa keputusan yang berkaitan dengan hal ini saat Si Kecil sudah lebih besar, ada baiknya Bunda melakukan tes IQ ulang saat dia sudah lebih besar.

2. Biasanya Tes Dilakukan Bukan Untuk Kepentingan Anak

Tidak semua tes IQ yang dilakukan pada anak murni untuk kepentingan anak. Para orang tua harus mampu mengakui bahwa seringnya mereka melakukan tes IQ pada anak mereka yang masih kecil karena rasa ingin tahu mereka, memenuhi ego, dan sebagainya. Sementara Si Kecil masih belum memahami kebutuhan tes IQ tersebut.

Sebaiknya Bunda tidak perlu melakukan tes IQ pada Si Kecil jika hanya karena ingin tahu atau karena pendapat orang lain seperti “Wah anak Bunda bisa menghitung satu sampai sepuluh dalam bahasa Jerman, anaknya pasti jenius!”. Sebaiknya Bunda melakukan tes IQ pada Si Kecil hanya jika itu merupakan saran dari dokter anak Si Kecil, terkait kondisi medisnya.

3. Tes Tersebut Melewatkan Momen Yang Pas

Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa melakukan tes IQ pada waktu yang tepat akan memberikan hasil yang memuaskan pula. Tes IQ akan memberikan hasil yang baik saat dilakukan saat SI Kecil berusia sekitar tujuh dan dua belas tahun. Nah, jika tes IQ dilakukan saat Si Kecil masih balita, atau di luar momen yang tepat tersebut, maka hasilnya belum tentu akan akurat, Bunda.

Demikian tadi adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya tidak melakukan tes IQ pada anak yang masih kecil ya, Bunda. Jika Bunda ingin melakukan tes IQ pada Si Kecil, maka beberapa poin di atas bisa menjadi pertimbangan terlebih dulu sebelum memutuskan akan melakukan tes atau tidak.

 

Product Review

Design 8.5
Performance 6.5
Battery 9.5
Add Your Review

Your Review

Rate the product

Be the first one review on this article

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Parenting