Menyusui

Bunda Menyusui Konsumsi Ginseng, Amankah ASI Diberikan ke Bayi?

Jakarta – Obat Cina sering digunakan untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit. Bahkan, Bunda menyusui juga ada lho yang mengonsumsi obat Cina untuk memperlancar produksi ASI (Air Susu Ibu).

Dalam hal ini, para Bunda mencoba mengonsumsi giseng. Amankah Bunda menyusui mengonsumsi ginseng tanpa konsultasi ke dokter atau pakar laktasi?

Dikutip dari Mom Junction, Dr Surbhi Prapanna, dokter homepati, mengatakan bahwa menyusui memang menjadi hal yang terindah, tapi juga menantang. Terutama bagi ibu baru karena kebanyakan ibu baru merasa lelah dan stres. Masalah umum yang dihadapi Bunda menyusui itu seperti kurang tidur, kekurangan energi fisik dan mental. Karena itu sering tergoda menggunakan obat-obatan herbal karena dianggap sebagai pilihan yang aman dan alami.

Ginseng merupakan salah satu dari 11 spesies tanaman perineum yang tumbuh lambat dengan akar berdaging, termasuk dalam genus Panax dari famili Araliaceae.

Ada tiga jenis ginseng utama, tetapi hanya dua yang benar atau ginseng Panax. Ginseng Panax yang sebenarnya adalah Ginseng Cina, Ginseng Korea, dan Ginseng Amerika Utara. Ginseng Asia dan Amerika mengandung ginsenosides, yang merupakan zat yang dianggap memberikan khasiat obat pada ginseng.

Meskipun Ginseng mengandung senyawa kimia yang begitu kuat (Ginsenosides), tidaklah bijaksana mengekspos sistem kekebalan tubuh bayi yang rapuh terhadap efek buruk tersebut. Bunda juga harus menyadari bahwa Panax ginseng dapat menyebabkan suplai ASI rendah.

Ginseng terkadang juga disebut sebagai “adaptogen” yang berarti ramuan yang dapat membantu tubuh kita untuk mengatasi stres fisik dan mental.

Prapanna mengingatkan, Bunda menyusui harus ekstra hati-hati tentang obat-obatan tertentu yang mungkin mempengaruhi bayi dan dapat menyebabkan efek samping yang merugikan.

Dr. Jay Gordon menjelaskan, Bunda menyusui harus sangat berhati-hati saat menggunakan Panax ginseng. Ada laporan kasus anak takikardia dan hipertensi yang tampaknya berkorelasi langsung antara penggunaan panax ginseng pada Bunda menyusui.

Efek samping lain yang mungkin dari ginseng saat menyusui adalah gugup, gemetar, insomnia, ruam kulit, kecemasan yang meningkat dan diare. Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan KellyMom, tidak ada data tentang transfer ginseng ke dalam ASI. Meskipun tidak ada laporan yang mengkhawatirkan pada pediatrik, tetapi penggunaan ginseng harus berhati-hati.

Namun, ada penelitian yang mengungkapkan meskipun tidak ada bukti tentang keamanan dan kemanjuran ginseng pada Bunda menyusui dan bayi, tetapi karena kemungkinan aktivitas estrogeniknya dan kurangnya informasi, hal itu harus dihindari selama menyusui.

Sedangkan EMedtv menyatakan efek buruk ginseng pada ASI. Ginseng memiliki efek seperti estrogenik, secara teoritis dapat menurunkan kualitas dan kuantitas ASI.

Untuk produksi ASI, Dr Jack Newman, dokter spesialis anak dalam The Ultimate Breastfeeding Book of Answer, mengatakan bahwa sejak dahulu kala Bunda menyusui menggunakan bermacam-macam herbal untuk meningkatkan produksi ASI.

Namun, ada juga obat-obatan modern yang meningkatkan produksi ASI. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memercayai bahwa ada tumbuh-tumbuhan yang mampu melakukan hal yang sama dengan obat-obatan modern tersebut.

“Setiap budaya, memiliki herbal andalannya sendiri,” jelas Newman.

Jika memang herbal ini mampu meningkatkan hormon menyusui, kata Newman, ini bisa dikatakan obat, obat dari sumber yang alami.

“Namun, harus berhati-hati. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan menjadi racun,” kata Newman.

Selain itu, penggunaan obat-obatan tradisional ini tidak bisa dikontrol apa isinya. Kebanyakan kasus kita tidak mengetahui banyaknya kandungan obat-obatan tradisional yang harus diminum.

 

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Menyusui

0 %