Kehamilan

Posisi Tidur yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil di Trimester 3

Kehamilan yang semakin besar akan membuat posisi tidur Bunda semakin enggak nyaman. Miring atau tengkurap jadi serba salah karena posisi janin mudah membuat Bunda merasa sesak.

Intensitas rasa tidak nyaman, sakit, dan sesak napas akan semakin sering terjadi di bulan-bulan akhir kehamilan. Sehingga membuat Bunda jadi kesulitan tidur di trimester akhir kehamilan.

“Kebanyakan Bunda hamil mampu mempertahankan kebiasaan tidur normal mereka sepanjang trimester pertama dan beberapa di antaranya benar-benar tidur lebih nyenyak berkat peningkatan progesteron dan kelelahan umum,” ujar Kristin Mallon, seorang bidan di New Jersey.

Namun, kata Mallon, beberapa Bunda yang hamil di trimester pertama melaporkan kesulitan tidur atau insomnia. Ini dikarenakan sebagian Bunda menyesuaikan diri dengan tingkat tinggi progesteron yang bersirkulasi, sehingga rasa kantuk mereka berkurang dan mereka dapat memiliki sistem saraf yang meningkat.
Banner tanaman hias pembawa hoki.

Imbasnya, jadi kesulitan tidur, gelisah, dan cemas meningkat seiring dengan perkembangan kehamilan. Dan, pada waktu trimester kedua dan ketiga, sebagian besar Bunda mungkin akan mengalami permasalahan sulit tidur yang seringkali berhubungan dengan gangguan perut, diare, sering buang air kecil, nyeri otot, kram otot, dan mulas, seperti dikutip dari laman Wellandgood.

Beberapa strategi memang dapat membantu Bunda yang sedang hamil mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Salah satunya dengan memilih posisi tidur yang baik untuk ibu hamil.

Melansir dari Medical News Today, Bunda dapat menempatkan bantal di antara kaki saat tidur di mana cara ini dapat membantu mengatasi sakit punggung. Bagi Bunda yang memasuki trimester pertama, posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dapat dilakukan dalam posisi apa pun yang membuat Bunda nyaman. Entah itu terlentang, miring atau tengkurap, serta kombinasi dari posisi tersebut sah-sah saja.

Informasi lebih lengkap, klik di halaman selanjutnya ya, Bunda.

Hal ini dikarenakan rahim Bunda pada trimester pertama belum tumbuh cukup sehingga tidak mengganggu tidur. Namun, perubahan hormonal, rasa lapar di malam hari, mual, dan gejala kehamilan lainnya dapat membuat Bunda sulit tidur.

Memasuki trimester kedua dan ketiga, posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yakni tidur miring ke kiri. Dalam posisi ini tentunya dapat memaksimalkan aliran darah ke rahim tanpa memberi tekanan pada hati.

Bunda yang mengalami nyeri pinggul atau punggung selama kehamilan, dapat menempatkan satu atau dua bantal di antara lutut atau menekuk lutut saat tidur untuk meredakan nyeri.

Atau, Bunda juga dapat memanfaatkan bantal badan atau bantal kehamilan untuk menyangga tubuh, dan memberikan penyangga punggung tambahan sehingga Bunda dapat tidur dengan nyaman.

Jika masih kurang nyaman, angkat kaki dengan bantal dimana dapat membantu mengatasi bengkak dan nyeri kaki yang kerap membuat Bunda jadi sulit tidur.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Kehamilan